Assalamualaikum, hallo sahabat titah pena.
Semoga dimanapun berada dalam keadaan sehat Wal'afiat. Aamiin
Salam Pramuka !
Kali ini saya mau share pembahasan tentang kepramukaan lagi loh.
Baik langsung saja kita bahas yuk !
Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan Siaga
Upacara adalah serangkaian perbuatan yang ditata dalam suatu ketentuan peraturan yang wajib dilaksanakan dengan khidmat, sehingga merupakan kegiatan yang teratur dan tertib, untuk memberntuk suatu tradisi dan budi pekerti yang baik.
Bentuk barisan yang digunakan oleh peserta upacara ( Pada Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan ) selalu disesuaikan dengan perkembangan jiwa peserta didik. Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan perkembangan jiwanya masih terpusat pada orang tua/ Keluarga atau Pembina.
Susunan Upacara Pembukaan Latihan Pramuka Siaga
- Siswa berbaris sesuai Barungnya, Pemimpin barung di depan dan wakilnya di belakang.
- Sulung memberikan aba-aba, “Siaga” kemudian dibalas oleh semua anggota, “Siap”
- KemudianSulung memberikan kode untuk membentuk lingkaran kecil, kemudian semua angota siaga membentuk lingkaran kecil tanpa keluar barisan sambil bernyanyi lingkaran kecil.
- Sulung menghadap Ayahanda, kemudian berkata, “Ayahanda bersediakah menjadi Pembina Upacara?”
- Ayahanda menjawab, “Ya Bersedia” kemudian berjalan ketengah lingkaran sambil merangkul bahu Sulung.
- Kemudian Pembina Menugaskan Sulung untuk mengambil Bendera Merah Putih, “Sulung ambillah pusaka kita!”
- Sulung menjawab, ‘Siap!” kemudian berjalan mengambil bendera merah putih.
- Ketika Sulung membawa bendera untuk diletakkan ditengah lingkaran, seluruh peserta upacara memberikan hormat, hingga bendera diletakkan pada tempatnya.
- Pembina Upacara mengucapkan Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta Upacara
- Pembina Menugaskan Sulung membacakan Dwi Darma Pramuka
- Pembina menugaskan Sulung untuk kembali kebarisan, kemudian Pembina memberikan pengarahan dan berdoa sebelum melaksanakan latihan.
Susunan Upacara Penutupan Latihan Pramuka Siaga
- Siswa berbaris sesuai Barungnya, Pemimpin barung di depan dan wakilnya di belakang.
- Sulung memanggil Anggotanya, dengan berkata, “Siaga” dan dijawab “Siap” oleh seluruh anggota.
- Sulung memberikan kode untuk membentuk lingkaran, sambil bernyanyi.
- Sulung menyiapkan barisan, kemudian menjemput Ayahanda
- Ayahanda memasuki lingkaran sambil memegang bahu sulung
- Pembina menugaskan Sulung menyimpan kembali bendera merah putih
- Ayahanda memerintahkan Sulung kembali ke Barungnya
- Pembina memberikan amanat
- Pembina memimpin doa bersama
- Pembina meninggalkan lapangan upacara, kemudian meminta Bucik membubarkan barisan
- Siswa membubarkan diri sambil menyanyikan lagu sayonara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar